Apakah kitab suci benar-benar suci? Sucikah
ia dari distori dan intervensi manusia di dalamnya? Apakah yang Maha
Suci benar-benar menjaga kesucian kitab suci tersebut? Pemeluk agama
apapun, meyakini kesucian kitab suci adalah salah satu kewajiban.
Begitupun dengan agama yang penulis yakini, Islam. Bahkan dalam rukun
iman yang terdapat dalam agama Islam mewajibkan seorang muslim bukan
hanya meyakini kitab suci agama Islam yaitu Al-Qur’an, tapi juga kitab
suci yang pernah diturunkan Tuhan kepada Musa, Daud dan Isa. Berikut ini
merupakan ulasan mengenai buku Al-Qur’an 100% Asli; Sunni-Syi’ah Satu
Kitab Suci oleh H. A. Muhaimin Zen mengungkapkan mengenai keaslian
Al-Qur’an serta pandangan kedua mazhab.
Tampilkan postingan dengan label Andi Nur Oktaria. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Andi Nur Oktaria. Tampilkan semua postingan
Selasa, 29 April 2014
Kamis, 24 April 2014
Dasar-dasar Pemikiran Hukum Ekonomi Indonesia
Hukum
tentu berbeda dengan ekonomi. Namun, seiring perkembangan waktu
diperlukan hukum untuk mengatur dan mengawasi kegiatan ekonomi. Pada
awalnya berbagai kegiatan ekonomi dikenal dalam hukum dagang kemudian
menjadi hukum perusahaan. Namun, kedua hal ini bersifat keperdataan
(privat). Padahal, perkembangan perekonomian berkembang secara terus
menerus dan tidak hanya mengurus kepentingan privat saja, tapi juga
urusan publik. Maka, lahirlah hukum ekonomi yang mengurus kepentingan
baik itu privat maupun publik. Hukum ekonomi di Indonesia terbagi
menjadi hukum ekonomi pembangunan dan hukum ekonomi sosial.
Kamis, 17 April 2014
Nalar Religius; Memahami Hakikat Tuhan, Alam, dan Manusia
Selasa, 15 April 2014
Filsafat Perempuan dalam Islam
Perempuan
memiliki potensi yang sangat besar terhadap kehidupan. Sebelum era
20-an kita mengetahui dengan jelas bahwa adanya perbedaan gender antara
perempuan dan laki-laki. Setelah era 20-an muncullah gerakan feminisme
atau disebut juga sebagai garakan persaman hak-hak perempuan
dengan lelaki. Feminisme, baik yang ke barat-baratan ataupun timur
tidak sesuai dengan syariat Islam dalam beberapa hal. Melihat fenomena
tersebut, Murtadha Muthahhari melakukan pembahasan khusus yang
dituangkan dalam buku Filsafat Perempuan.
Rabu, 09 April 2014
Imam Mahdi
Apa yang Anda ketahui tentang Imam Mahdi? Dialah pemimpin besar umat Islam pada akhir zaman. Dalam buku yang berjudul Teladan Abadi; Imam Mahdi terbitan The Ahl-ul-Bayt World Assembly membahas mengenai kelahiran dan kehidupan Imam Mahdi menurut berbagai pandangan dan bagaimana pula kita sebagai umatnya menyambut kehadiran beliau.
Senin, 31 Maret 2014
Shalat sebagai Terapi Psikologi
Untuk apa kita shalat? Apakah shalatnya kita hanyalah akumulasi-akumulasi kebiasan yang melahirkan rutinitas? Ataukah kita shalat karena takut siksa neraka? Ataukah pula kita shalat karena ingin kenikmatan surga? Dalam buku Shalat sebagai Terapi Psikologi karya Muhammad Bahnasi membahas tentang shalat yang tidak terfokus kepada gerakannya saja, melainkan makna shalat yang diaplikasikan ke dalam kehidupan sehari-hari.
Selasa, 25 Maret 2014
101 Soal Perempuan
Quraish
Shihab menjawab persoalan seputar perempuan dan dalam menangani
berbagai masalah kehidupan seperti fiqih perempuan, pernikahan, hubungan
suami istri bahkan pemeliharaan dan pendidikan anak hingga sampai pada
gaya hidup perempuan. Akumulasi
dari pertanyaan dan jawaban tersebut kemudian dirangkum dalam buku 101
soal perempuan. Beliau menjawab dengan berbagai pendapat Al-Qur’an,
hadits, para ulama, serta berbagai pandangan mazhab. Berikut pilahan
buku yang menurut subyektivitas penulis perlu Anda ketahui;
Jumat, 21 Maret 2014
Teologi dan Falsafah Hijab
Tulisan ini
adalah resensi, komentar dan analisis buku Teologi dan falsafah Hijab karya
Murtadha Muthahhari. Padanan kata hijab adalah penutup atau tirai. Pada zaman
dahulu lebih lazim digunakan dengan kata satr dibandingkan hijab. Karena pada
zaman dahulu makna hijab dengan perempuan diartikan perempuan di balik tirai
atau menutup seluruh auratnya dengan tirai. Ini diartikan sebagai wanita hanya
dirumah dan tidak boleh keluar dan melakukan kegiatan apapun. Hal ini sama
seperti tradisi di India dan Iran kuno. Namun, dalam islam sesungguhnya tidak
demikian. Wanita diperbolehkan keluar rumah asalkan menutup auratnya dengan
hijab atau kerudung.
Senin, 27 Januari 2014
Jalan Rahmat; Mengetuk Pintu Tuhan
Dalam buku Jalaluddin Rakhmat yang berjudul Jalan Rahmat; Mengetuk Pintu Tuhan mengisahkan mengenai pencapaian kita untuk kembali kepada Tuhan. Maksudnya adalah bagaimana cara kita untuk memperoleh rahmat darinya. Rahmat dapat pula diartikan sebagai keberkahan atau cinta yang sempurna. Cinta Pemilik Cinta.
Memahami
Jalan Rahmat
Untuk dapat
memahami jalan Rahmat ada beberapa hal yang perlu kita lakukan. Salah satunya
misalnya seperti tasawuf. Tasawuf ini diartikan sebagai orang yang tengah
menempuh perjalanan menuju Allah SWT dengan jalan cinta, kasih, dan penuh rahmat.
Jalan ini tentu tidak mudah karena penuh dengan begitu banyak cobaan. Jalan
rahmat dapat dipahami dengan melakukan hal-hal seperti;
1) Memulai
segala sesuatu dengan membaca Ta’awwudz. Hal ini dimaksudkan untuk
menghindarkan kita dari segala tipu daya setan untuk sesuatu yang kita
kerjakan.
2) Berdiam
diri. Seperti pepatah lama mengatakan bahwa diam itu adalah emas. Maksudnya
adalah kita cukup berbicara untuk hal penting saja dan lebih baik diam bila
hanya untuk menggunjing orang lain atau berbicara sesuatu yang tidak
bermanfaat.
3) Bertanya,
sebagai media untuk mencari ilmu. Bertanya dalam perspektif ini bukan bertanya
yang membuat jengkel orang lain.
4) Amanat adalah
menjaga milik orang lain dan tidak menggunakannya secara pribadi. Allah SWT tidak
menyayangi orang-orang yang melanggar amanat.
5) Memaafkan,
baik itu pada diri sendiri maupun orang lain. Bagaimana mungkin kita dapat
memaafkan seseorang yang telah menyakiti kita? Mungkin saja! Dendam terhadap
orang lain lantaran kita telah disakiti hanya membuat kita sakit sendiri,
menyebabkan penyakit hati, dan selalu berprasangka buruk terhadap orang lain. Allah SWT saja memaafkan hambanya entah itu
dosa besar atau kecil. Lalu mengapa kita yang bermandikan dosa dan salah ini
tidak mau memaafkan kesalahan orang lain?
6) Ikhlas, dalam
artian kita sebagai manusia ciptaan Tuhan hanya cukup berusaha sebaik-baiknya
dan berdoa atas apa yang kita lakukan di dunia ini yang semata-mata untuk
mencapai rahmat dari Allah.
7) Berbuat
baik. Why good thing happen to good
people? Apapun yang kita lakukan baik itu kepada manusia, hewan, atau
tumbuhan sekalipun Allah akan selalu membalas-Nya. Terkadang kita selalu
berfikir mengapa ketika saya berbuat baik terhadap seseorang, dia membalas
dengan keburukan. Padahal Allah SWT melalu tangannya menyiapkan orang lain yang
tidak kita duga untuk menolong kita.
Rabu, 22 Januari 2014
Kemudian Kutemukan Hidayah
Baru saja
saya selesai membaca buku yang berjudul Kemudian Kutemukan Hidayah yang
membahas tentang kisah perjalanan spiritual Dr. Muhammad Tijani selaku penulis
buku itu sendiri. Pengalaman spiritual setiap manusia tentu berbeda-beda.
Apalagi berbicara keyakinan individu, pasti sangat partikulir dan rentan akan
nuansa subyektif. Diperlukan kesadaran universal dan obyektivitas akal untuk
dapat memahami. Sekalipun, memahami belum tentu membenarkan. Kita mulai kisahnya;
Seperti yang
kita ketahui, bahwa Mazhab satu ini
sebagaimana Mazhab Sunni sudah masuk ke Nusantara sejak lama. Namun,
mazhab ini masih minoritas dan beberapa
pendapat memandangnya sesat. Bahkan ada yang mengecap bahwa syiah bukan mazhab,
melainkan agama tersendiri yang bukan termasuk Islam. Buku ini memuat kumpulan
mengenai fakta-fakta seputar syiah dan isu-isu yang menjatuhkan Syiah sendiri. Muhammad
Tijani adalah ulama Tunisia. Seorang muslim Ahlu Sunnah wal Jamaah bermazhab
Maliki sebagaimana yang diajarkan oleh Imam Malik bin Anas.
Rabu, 15 Januari 2014
New Think and Grow Rich
Dalam buku New Think and Grow Rich karya Napoleon Hill menyampaikan berbagai macam rahasia untuk meraih kesuksesan finansial. Buku ini menyampaikan berbagai macam kisah hidup orang-orang luar biasa yang sukses dan mendunia. Berikut simpul yang dapat dalam buku ini, semoga dapat memotivasi teman-teman dalam menggapai sesuatu yang diinginkan;
1. Ide
Sebagai Pembeda
Pencapaian kesuksesan tiap individu
berbeda-beda, baik dalam hal ide, pun dalam usaha yang terus menerus. Namun, dalam
pembahasan kali ini terfokus kepada ide yang ada dalam pikiran kita. Ide adalah
hasil dari pemikiran kita. Ketika kita ingin memulai sesuatu kita membutuhkan
ide untuk memulai sesuatu tersebut.
Misalnya ide ingin membuka usaha yang unik dan belum ada sebelumnya. Seperti
dalam pembahasan sebelumnya dalam tulisan saya mengenai terapi berfikir
positif, pemikiran adalah faktor penentu segalanya. Pemikiran kita sendirilah
yang mengatur apakah kita ingin melakukan sesuatu atau tidak.
Senin, 06 Januari 2014
Muhammad; Prophet for Our Time
Setiap umat pasti mendambakan sosok yang dapat memimpin mereka menuju
kebenaran. Seperti umat kristen dengan kehadiran Yesus. Seperti agama Budha melihat
realitas tertinggi Nirwana yang diajarkan Sidharta Gautama. Begitu pula dengan
Islam, agama yang dibawa Muhammad. Pada pembahasan sebelumnya, kita telah
membahas mengenai Biografi Khadijah, istri yang paling dicintai Muhammad.
Sekarang, mari kita membahas mengenai biografi singkat tentang Muhammad. Dalam
buku Karen Armstrong yang berjudul Muhammad: Prophet for Our Time, tidak hanya membahas mengenai sejarah hidup
Muhammad, melainkan pesan yang disampaikan penulis tentang bagaimana orang
Barat mengubah cara pandangnya tentang Muslim dan begitu pula sebaliknya.
Periode Mekkah
Di Mekkah, Muhammad menerima wahyu dari Allah bahwa ia adalah Nabi
utusan Allah untuk mengemban wahyunya. Pada awalnya, beliau hanya mengira itu
bisikan jin seperti yang diceritakan orang Arab sebelumnya. Namun, itu adalah
Malaikat Jibril. Kala itu, Mekkah merupakan pusat perdagangan Internasional
yang dimana sebelumnya masyarakatnya adalah nomad. Muhammad dibesarkan dan
didik dengan etos badui yang mana penduduknya tidak tertarik pada agama
konvensional ataupun permasalahan kehidupan sesudah mati. Kehidupan suku saat
itu lebih mementingkan kepentingan kelompok dan terkadang bersifat egois karena
bisa membuat keluarganya melarat. Suku di Arab menanamkan sifat kepada tiap
anggotanya untuk membela para anggota sukunya baik itu salah atau benar.
Suku-suku di Arab rentan terhadap peperangan sehingga pendiri Quraisy yang
bernama Qusai ibn Kilab menggabugkan klan-klan di Arab hingga terbentuklah
Quraisy. Quraisy merupakan suku yang lihai dalam perdagangan. Itu karena tidak
memungkinkan bagi mereka untuk bertani atau melaut di padang Stepa.
Pada masa itu, kaum Quraisy mempercayakan dewa dan dewi-dewinya.
Mereka beragama secara pragmatis. Dikatakan pragmatis, karena mereka
mempercayakan bahwa Allah itu ada yang menciptakan langit dan bumi. Namun,
mereka hanya berdoa di kala susah dan meninggalkan Allah dikala senang. Mereka
beranggapan bahwa Allah tidak berpengaruh apa-apa dalam kehidupan mereka. Allah
hanyalah bapak Ka'bah. Dewa dan dewi adalah perwakilan di bumi yang mereka
percayakan sebagai pengirim pesan atas doa mereka kepada Allah. Semenjak
Muhammad membawa agama Islam ke Mekkah, beberapa hal masih diterima Quraisy
seperti manusia tercipta dari embrio namun mereka tidak menerima cara penyembahan
Allah dengan menundukkan kepala, karena
hal tersebut merupakan hal yang menjijikkan bagi kaum Quraisy. Muhammad
menerima wahyu dari Jibril di Gua Hira. Khadijah menceritakan hal ini kepada
Waraqah, penganut agama Kristen. Menurut Waraqah yang juga kaum cendikiawan
yang taat pada ajaran Nasrani, akan datang seorang Nabi dari keturunan Arab
yang akan membawakan wahyu kepada Umat Islam.
Zaman Jahiliyah
Zaman jahiliyah, atau zaman kegelapan adalah zaman dimana Muhammad
melakukan penyebaran Agama Islam yang ditentang oleh kaum Quraisy. Hal ini
dianggap melanggar kepercayaan nenek moyang mereka. Awalnya, penyebaran Agama
Islam hanya terbatas pada keluarga serta sahabat-sahabat Nabi. Lalu kemudian
menyebar dan dilakukan segala terbuka. Pada masa ini, kaum Quraisy lebih
mementingkan individu daripada kelompok, melakukan perampasan hak anak yatim,
janda, dan orang miskin. Pengikut Muhammad yang awalnya hanyalah kaum yang
tertindas oleh Quraisy, kemudian menyebar hingga menyentuh orang berpengaruh di
Mekkah.
Kehadiran Muhammad sebagai Nabi sangat mustahil diterima oleh kaum
Quraisy. Menurutnya, para penerima wahyu merupakan sosok yang menonjol dan
pendiri masyarakat bahkan memiliki mukjizat. Bagaimana mungkin Muhammad meraih
kesetaraan dengan Musa dan Isa? Mereka berharap Allah memilih dari klan yang
lebih tinggi bukan seorang minor dari klan hasyim. Penyebaran Agama yang dibawa
Muhammad menyebabkan perpecahan di keluarganya sendiri bahkan di masyarakat
karena bertentangan dengan watak alami mereka. Terkadang wahyu dari Allah
begitu menyakitkan untuk Beliau sampaikan namun seketika itu rasanya seperti
dihujani dengan kedamaian. Wahyu Allah diturunkan surah demi surah. Dalam
Al-Quran disusunlah surah awal yang panjang dan surah akhir yang pendek yang
mengajar muatan dasar dan memungkinkan pembaca untuk memetik pelajaran
pentingnya. Alquran membawa kedamaian bagi yang mendengarkannya. Al-Quran
sering memuat pertanyaan agar pembacanya memiliki kesadaran. Muhammad adalah
perwujudan Alqur’an. Beliau mengimplementasikan
isi Al-Quran kedalam kehidupan sehari-hari.
Hal itu sperti mengajak sahabatnya untuk shalat dan berzakat. Kedua hal
ini sangat dibenci oleh Quraisy. Pertama karena sifat shalat yang sujud yang
mereka anggap sangat rendah dan kedua adalah zakat yang mereka anggap tidak
pantas. Kesalahan orang miskin sendiri karena tidak berusaha.
Periode Madinah
Seperti yang kita bahas sebelumnya pada biografi singkat Khadijah,
bahwa Muhammad dan pengikutnya hijrah ke Madinah karena kondisi di Mekkah yang
tidak memungkinkan untuk dakwah penyebaran agama islam. Di Madinah, awalnya
masih mendapat perlakuan yang sama seperti di Mekkah namun tidak separah
seperti yang dilakukan oleh kaum Quraisy. Cobaan yang dialami beliau adalah
seperti pengkhiatan sekutu Nabi dan pengikutnya. Namun, karena usaha yang
keras, berakhlak dan ikhlas karena Tuhan, Madinah bisa Beliau taklukkan sampai
seluruh Arab hingga membuat penyebaran Agama Islam begitu pesat. Dalam masa ini
pula terbentuknya hak-hak wanita di arab serta hak seorang istri dan cara
bagaimana suami memperlakukan istri yang dituangkan dalam Surah An-Nisa.
Miskonsepsi Barat tentang
Muhammad
Penyampaian yang tersirat dalam buku ini adalah sejarah Nabi
Muhammad yang mengubah cara pandang orang Barat terhadap Muhammad dan juga
Islam. Yang mana Muhammad dianggap sebagai Nabi yang memiliki banyak istri yang
hanya memenuhi nafsu belaka. Padahal, salah satu misi Beliau adalah mempermudah
penyebaran Agama Islam diantara suku-suku Arab serta memerdekan budak-budak dan
wanita. Dalam buku ini juga mengajarkan kita bagaimana cara Muhammad bertingkah
laku dalam kehidupan sehari-hari, cara berperang menurut Islam, cara
memperlakukan hak wanita, anak yatim, dan budak, serta banyak hal lainnya yang
bisa kita terapkan dalam kehidupan kita sehari-hari. Apa yang harus kita
lakukan sebagai seorang yang mengaku pengikut ajaran Muhammad? Dengan
meneladani ajaran akhlak dan rasionalitas Muhammad. Agar miskonsepsi barat
tentang Muhammad dapat kita luruskan.
Selamat
Meneladani Muhammad!
Senin, 30 Desember 2013
Khadijah (The True Love Story of Muhammad)
Dalam buku yang berjudul Khadijah yang ditulis oleh Abdul Mun'im
Muhammad Umar, menceritakan mengenai keistimewaan Khadijah dan kesetiaannya
yang selalu menemani Rasulullah dalam suka maupun duka. Khadijah berperan
penting dalam proses penyebaran islam. Berikut kisahnya;
Pernikahan Muhammad dengan
Khadijah
Pada saat itu khadijah adalah wanita yang berprofesi sebagai pedagang
yang sukses. Khadijah ingin mengirim barangnya ke Syam. Lalu mendengar kabar
dari beberapa kerabatnya bahwa Muhammad orang yang pantas mendapat pekerjaan
itu dan Muhammad pun tidak menolak. Khadijah pun mulai menyukai Muhammad karena
kejujuran dan kecerdasannya. Dengan banyak cara Khadijah membujuk kerabatnya
untuk mengatakan kepada Muhammad untuk melamarnya. Muhammad tentu ingin menikah,
namun ia tak memiliki apapun untuk dijadikan mahar. Kemudian Khadijah mengatur
segala urusan hingga menikahlah Muhammad dengannya.
Senin, 23 Desember 2013
Dunia Sophie
Baru saja saya membaca novel Dunia Sophie karya Joestein Gaarder. Novel ini membahas mengenai apa sebenarnya filsafat itu. Sebelumnya, saya merasa filsafat itu sepertinya rumit dan membosankan. Tapi berkat rekomendasi seorang teman dan membaca testimoni dalam novel ini, saya mulai tertarik. Filsafat disajikan dalam novel, dimana anak umur 14 tahun yang menjadi tokoh utama novel. Sudah tahu apa itu filsafat? Filsafat adalah ilmu yang mempelajari keberadaan dan batasan segala sesuatu. Hal itulah yang membuat rasa ingin tahu kita terus bertambah karena filsafat membahas segala yang ada beserta apa-apa saja yang membatasinya.
Minggu, 08 Desember 2013
Who Moved My Cheese?
Dalam buku Who
Moved My Cheese diceritakan mengenai kisah sulitnya mengatasi setiap
perubahan dalam hidup. Berusaha untuk bertindak serius namun tidak terlalu kaku.
Buku ini diciptakan oleh Dr. Spencer Johnson. Kisah cheese ini diibaratkan mengenai tempat dalam keluarga, perusahaan,
rumah, sekolah, uang, kedamaian batin, dan banyak lainnya. Ketika rekan-rekannya
melihat perubahan dalam hidup, penulis menceritakan tentang cheese-Nya. Berikut
kisahnya;
Bagian Dari
Diri Kita : Si Sederhana dan Si Rumit
Dalam kisah ini terbagi menjadi 4 tokoh yaitu
dua tikus yaitu Sniff (endus) dan Scurry (Lacak) serta dua kurcaci yaitu Hem
(Kaku) dan Haw (Aman). Dimana untuk mewakili diri kita dari sisi sederhana dan
rumit tanpa membedakan usia, jenis kelamin, ras, dan lainnya
1. Sniff : mampu mencium adanya perubahan
dengan cepat
2. Scurry : cepat mengambil tindakan
3. Hem : menolak adanya perubahan karena
takut perubahan adalah hal yang buruk
4. Haw : selalu mencoba beradaptasi dengan
perubahan dengan harapan lebih baik
Kamis, 05 Desember 2013
Dia Ada Dimana-mana
Terkadang
kita menjalani hidup ini hanya sekadar untuk hidup dan menjalani keseharian
kita saja tanpa bermakna apa-apa. Padahal dalam setiap liku hidup haruslah
memiliki makna atau tujuan. Seperti kata Gandalf dalam The Lord of The Rings, “
banyak yang mati pantas hidup dan banyak yang hidup pantas mati. “ Bahkan ada
kutipan yang mengatakan bahwa lebih baik mati dengan bermakna daripada hidup
tanpa makna.
Saking
seringnya mengejar hal-hal duniawi, kita lupa bahwa dalam kehidupan baik dari
diri sendiri maupun dari alam ada bantuan Allah pada setiap kejadian.
Bukti-bukti kehadiran Tuhan terdapat di alam semesta, manusia, binatang,
tumbuh-tumbuhan, rezeki, dan aneka makhluk Allah lainnya. Allah SWT berfirman
dalam Surah Al Baqarah ayat 115 “ Kemanapun kau memalingkan wajahmu, disitulah
wajah-wajah Tuhan. “ Perlu dipahami bahwa wajah adalah hal yang membuat sesuatu
dikenal. Maka wajah-wajah Tuhan yang dimaksud disini adalah tanda-tanda
keberadaan Tuhan yang membuatNya dikenal. Dalam buku Quraish Shihab yang
berjudul Dia Ada Dimana-mana, dijelaskan mengenai bukti-bukti kehadiran Allah
pada setiap fenomena. Diantaranya;
Minggu, 24 November 2013
Terapi Berpikir Positif
Dapatkah kita berhenti berpikir? Sementara untuk berhenti berpikirpun, kita harus berpikir. Dalam pikiran kita, baik saat itu senang, sedih, marah, bahagia, dan lainnya tersimpan dalam tiap memori pikiran kita. Pikiran membentuk pola pikir seseorang benar atau salah. Seperti misalnya mempengaruhi intelektualitas seseorang, ketika kita meyakini bahwa kita mampu menangkap suatu pengetahuan misalnya, maka hasilnya kita pasti akan bisa. Dalam buku Dr. Ibrahim Elfiky yang berjudul Terapi Berpikir Positif, termuat tentang pengaruh dan kekuatan pikiran. Diantaranya :
1)
Pikiran mempengaruhi fisik dan kondisi kesehatan seperti yang
dapat kita lihat sehari-hari atau terjadi dalam masyarakat, misalnya ketika
seseorang terlalu banyak berfikir, bekerja terlalu keras, pola makan yang tidak
teratur hasilnya adalah seperti
timbulnya berbagai penyakit jantung, stroke, diabetes dan lain-lain.
2)
Pikiran mempengaruhi kondisi kejiwaan dan citra diri. Misalnya penilaian
terhadap diri sendiri ketika seseorang menilai seorang wanita gemuk, maka
wanita tersebut terus menerus memikirnya dan berusaha untuk membentuk tubuh
yang proporsional.
3)
Pikiran membangun optimisme. Misalnya saat kita mengetahui sesuatu
dan memberi tahu orang lain, hasil dari pengetahuan tersebut diapresiasi oleh
orang lain hingga menimbulkan rasa percaya diri untuk lebih mempelajari sesuatu
yang lain dan memberitahukan lagi. Dan begitu seterusnya.
4)
Pikiran tidak terbatas oleh ruang dan waktu. Kita bisa memikirkan
masa lalu, masa kini, dan masa akan datang.
Juga tidak terbatas ruang atau jarak. Misalnya kita berpikir untuk
berlibur keliling eropa dan membayangkan tempat-tempat yang bisa dikunjungi
ketika melihat hasil foto di artikel tertentu mengenai lokasi wisata tersebut.
5)
Pikiran melahirkan kebiasaan. Misalnya seperti ketika kita
menyusun agenda kegiatan untuk tiap harinya. Ketika saya berpikir untuk
melakukan kegiatan tersebut secara rutin, maka akan lahirlah suatu kebiasaan.
6)
Pikiran mempengaruhi alam bawah sadar. Seperti saat kita mencintai seseorang, tanpa disadari
kita memikirkan orang tersebut dan bisa terbawa ke dalam mimpi.
Konsepsi
Berpikir Negatif
Dengan
memiliki akal untuk kita berpikir, bukan berarti kita sudah sempurna. Karena bisa
saja kita terjebak kepada penyakit berpikir, atau lebih tepatnya berpikir
negatif. Adapun faktor-faktor penyebab
berpikir negatif seperti jauh dari Tuhan, pengalaman buruk, tidak jelasnya
tujuan, rutinitas negatif, inferior dan
lingkungan yang negatif. Dampak dari berpikir negatif tersebut membuat
kita berkata-kata negatif seperti berbohong, mencela bahkan memfitnah. Hingga membuat perilaku, kebiasaan bahkan
takdir kita juga ikut-ikutan negatif. Solusinya hanya satu, mulailah menerapkan
terapi berpikir positif.
Masalah dan
kesengsaraan hanya dalam persepsi. Maksudnya, masalah hanya ada dalam diri
manusia itu sendiri, masalah sepele menjadi berbeli-belit karena persepsi yang
berlebihan mengenai masalah tersebut. Tuhan tidak akan menutup satu pintu
kecuali karena Dia membuka pintu yang lebih baik untuk kita. Kita terkadang
terlalu berpatokan dan mengharapkan pada satu pintu dan tidak mencoba pintu
yang lain yang sebenarnya lebih baik untuk kita. Baiknya, kita belajar dari
masa lalu, hidup untuk hari ini, dan merencanakan masa depan. Seburuk atau
sebaik apapun masa lalu adalah sebuah pelajaran sehingga kita bisa menjalani
hidup pada hari ini, sehingga untuk ke depannya kita tidak mengulangi kesalahan
yang sama.
Tanpa
diberitahu pun, kita semua sepakat bahwa berpikir negatif itu buruk dan
berpikir positif itu baik. Sekarang pertanyaannya adalah bagaimanakah terapi
berpikir positif itu? Masih dalam buku yang sama, Dr. Ibrahim Elfiky berbagi
petunjuk untuk berpikir positif. Berikut petunjuknya;
1) Optimisme;
Lakukanlah semuanya dengan sepenuh hati. Kejar terus sampai berhasil.
2) Menentukan
tujuan; hendak kemana kita ini? Dalam menulis tulisan inipun, penulis memiliki
tujuan mengapa harus menulis.
3) Rutinitas
Positif; Pergunakan waktu dengan mengikuti kegiatan yang bermanfaat dan
tentunya dengan lingkungan yang positif.
4) Refleksi
Diri; maksudnya, kita meluangkan waktu untuk merenungi apa kesalahan atau
masalah kita dan bagaimana cara untuk memperbaikinya. Refleksi diri sama halnya
dengan dzikir, meditasi, bertapa atau merenung.
Semoga
tulisan tentang berpikir positif ini membawa perubahan positif bagi Anda yang
membacanya. Karena apa yang engkau pikirkan akan kembali padamu. Segalanya berawal dari pikiran, menuju perasaan, dan
berakhir kepada tindakan, maka hati-hatilah terhadap pikiran dan perasaan, sebab hal itu menarik apapun yang dipikirkan. Maka,
pikirkanlah sebelum kita mengawali segalanya!
Pikiran adalah kekuatan yang sangat efektif. Tanpanya, setiap kekuatan hanya besar saja- Victor Hugo.
Langganan:
Postingan (Atom)
















